Bunga Kopi Mulai Mekar di Lereng Bonggi
Aroma bunga kopi yang harum kembali menyebar di lereng pegunungan Bonggi. Ini pertanda baik—panen raya diperkirakan tiba sekitar Juli hingga Agustus mendatang.
Dari kebun yang dirawat kakek-nenek kami, kini kami membawa kisah itu ke cangkir Anda—satu biji pada satu waktu.
Cerita Kami
Di lereng pegunungan Bonggi, Denge—di gugusan pegunungan yang sama dengan Wae Rebo—terhampar kebun kopi yang telah menjadi bagian dari cerita keluarga kami selama beberapa generasi.
Kebun ini dahulu dirawat kakek dan nenek kami. Dari tanah inilah mereka membangun kehidupan, membesarkan keluarga, dan menanam harapan.
Kami meremajakan pohon-pohon kopi sambil menjaga pohon-pohon tua yang telah menjadi saksi perjalanan waktu—melanjutkan apa yang generasi sebelumnya mulai.
Melalui setiap cangkir, kami ingin berbagi lebih dari sekadar rasa. Kami ingin berbagi sepotong kehidupan dari kebun kami.
Puluhan tahun telah berlalu, namun sebagian pohon-pohon kopi yang mereka tanam masih berdiri kokoh hingga hari ini—menjulang, setia menjaga jejak masa lalu.
Kini, kami kembali ke kebun itu. Dengan semangat yang sama, dengan tanah yang sama, dan dengan rasa hormat pada warisan keluarga.
Kopi yang tumbuh hari ini adalah kopi yang sama yang dahulu dinikmati oleh kakek dan nenek kami—lahir dari tanah yang sama, disiram oleh hujan yang sama, dan dipetik dengan harapan yang sama.
Dari tanah warisan kami, untuk cangkir Anda.
Linimasa
Di lereng pegunungan Bonggi, kakek dan nenek kami mula-mula membuka lahan dan menanam kopi. Dari tanah inilah mereka membangun kehidupan dan membesarkan keluarga.
Sebagian pohon yang mereka tanam masih menjulang hingga hari ini—saksi bisu perjalanan waktu, setia menjaga jejak masa lalu yang tak tergantikan.
Saat generasi berganti, kebun sempat berjalan perlahan. Namun akar-akar itu tetap hidup, menunggu tangan yang mau kembali.
Dengan semangat yang sama dan rasa hormat pada warisan keluarga, kami kembali. Pohon-pohon tua dirawat kembali, lahan diremajakan, dan cerita dilanjutkan.
Kopi yang tumbuh hari ini adalah kopi yang sama yang dahulu dinikmati kakek dan nenek kami—dari tanah yang sama, disiram hujan yang sama, dipetik dengan harapan yang sama.
Tentang Kebun
Kebun kami berada di gugusan pegunungan yang sama dengan Wae Rebo—desa adat yang terkenal di dunia. Udara yang tipis, kabut pagi yang tebal, dan tanah vulkanik yang kaya menciptakan kondisi ideal bagi biji kopi dengan karakter yang kuat dan aroma yang khas.
Lokasi
Pegunungan Bonggi, Denge
Desa
Satar Lenda, Manggarai Barat
Ketinggian
±1.200 mdpl
Warisan sejak
Generasi kakek-nenek
Foto kebun segera hadir
Log Musim Panen
Aroma bunga kopi yang harum kembali menyebar di lereng pegunungan Bonggi. Ini pertanda baik—panen raya diperkirakan tiba sekitar Juli hingga Agustus mendatang.
Kami menyelesaikan babak pertama peremajaan pohon-pohon tua warisan. Beberapa batang yang sudah sangat tua dipangkas dan disambung dengan varietas unggul lokal.
Inilah saat yang kami nantikan. Panen perdana dari kebun yang kami rawat kembali—biji-biji merah ranum dipetik tangan oleh anggota keluarga dan petani mitra kami.
Log ini diperbarui setiap musim. Daftar akun untuk mendapat notifikasi saat kebun kami berbunga atau siap panen.
Produk
Dipetik tangan, diproses dengan teliti, dikirim langsung dari kebun.
Pegunungan Bonggi, Flores
±1.200 mdpl
Arabika dari dataran tinggi dengan profil rasa yang kompleks—manis alami, body medium, dan aftertaste yang panjang.
Pegunungan Bonggi, Flores
±900 mdpl
Robusta dengan karakter kuat dan crema tebal—cocok untuk espresso atau campuran blend yang bertenaga.
Siap Memesan?
Kami melayani pemesanan langsung via WhatsApp. Ceritakan kebutuhan Anda—berat, varian, dan tujuan pengiriman—dan kami akan bantu proses pesanan Anda.
Hubungi Kami di WhatsApp